Beberapa hari ini hujan turun begitu lebat, dari siang sampai malam bahkan sampai pagi. pulang sore diiringi dengan hujan, duuuuuuuuuuhhhh senengnya..., dan gak peduli dengan kemacetan yang terjadi.. bawaannya seneng kalo ujan. mungkin ada yang ga suka kalo ujan turun. tapi tetep ujan bawa kesenangan....
Jadi inget sama kamu.... "A" hehehhe...
Kita memang ditakdirkan untuk berbeda. Aku ibaratkan saja dirimu sebagai gunung dan aku lautan.
Kita begitu jauh dan sangat berbeda, hingga aku tak menyangka bahwa suatu hari aku jatuh cinta. Aku takluk akan dia, gunung yang indah di seberang sana. Ingin rasanya aku meneriakkan aku terpesona. Namun, mungkin suara ombakku tak mampu didengar olehnya. Lalu, setiap hari kutitipkan sedikit demi sedikit uap air rinduku pada awan. Mungkin awan menaruh iba padaku. Lantas suatu ketika, tabungan rinduku dijatuhkan dengan derasnya dalam hujan. Gunung tampak lebih hijau sekarang. Tapi mungkin ia tidak pernah tau, hujan itu adalah rindu yang tak sanggup aku sampaikan padanya.
Hai kamu yang di sana, harus aku bilang kalo kamu selalu kusebut dalam doa? Tanya kenapa aku hanya berani menitipkan rindu yang harusnya bisa kusampaikan langsung padamu? Itulah mengapa aku bahagia saat hujan turun. Ada rindu yang tersampaikan walau tak harus aku katakan.
(senyum-senyum liat langit yang mendung, berharap hujan turun lagi)
wasalammualiakum... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar